Bitcoin Tembus 80 Ribu Lagi: ETF Mengalir Deras, Treasury AS Kembali Cetak Likuiditas
Bitcoin kembali menembus level psikologis $80.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2026, dan rally kali ini ditopang tiga pilar sekaligus: derasnya aliran dana masuk ETF spot, kebijakan US Treasury yang memperbesar program buyback obligasi, serta dorongan regulasi lewat CLARITY Act. Kabar bagus buat pemegang BTC di Indonesia yang sempat deg-degan saat harga anjlok ke bawah $58.000 akhir Juni.
๐ Angka Utamanya
- Bitcoin menyentuh $81.237 pada 25 Agustus โ level tertinggi sejak 15 Mei.
- Naik 38% dari titik terendah akhir Juni (di bawah $58.000), dan 28% sepanjang Agustus โ bulan terbaik sejak November 2024.
- ETF spot Bitcoin AS mencatat inflow $1,9 miliar di pekan 21 Agustus, terkuat sejak Oktober 2025. Total AUM ETF tembus $99 miliar.
- Ethereum tak mau kalah: ETF spot ETH menyerap $179,8 juta dalam sehari (26 Agustus), sekitar $1 miliar dalam sepekan.
- Short squeeze ikut mengipasi: lebih dari $4 miliar posisi bearish terliquidasi selama rally.
๐๏ธ Kenapa Naik? Tiga Katalis Utama
1. US Treasury perbesar buyback obligasi. Pada 19 Agustus, Treasury mengumumkan kenaikan maksimum operasi buyback obligasi jangka panjang dari $2 miliar menjadi setidaknya $4 miliar per operasi (efektif 9 September). Tujuannya memperbaiki likuiditas pasar obligasi, tapi investor membacanya sebagai sinyal likuiditas longgar โ imbal hasil (yield) jangka panjang tertahan, dan aset tanpa bunga seperti Bitcoin makin menarik.
2. ETF kembali jadi mesin pembeli. Setelah outflow panjang di awal tahun (YTD sempat minus $4,8 miliar), aliran berbalik. Kini YTD tinggal minus $2,26 miliar โ menyusut lebih dari separuh. Ini sinyal institusi kembali percaya diri.
3. Regulasi makin jelas. SEC mengusulkan “Regulation Crypto Assets” (18 Agustus) dan Trump mendorong CLARITY Act yang sudah lolos dari Senate Banking Committee pada 15 Agustus. Regulasi yang lebih terang = institusi lebih leluasa masuk.
๐ฏ Level Kunci โ Perhatikan Ini
| Level | Arti |
|---|---|
| $82.000 | Tembus & bertahan di atasnya = breakout terkonfirmasi |
| $83.000 | Bisa buka jalan ke $90.000โ$100.000 |
| $76.000โ$78.000 | Support; jebol ke sini = koreksi lebih dalam |
| $75.000 | Invalidation โ rally berisiko batal |
Sinyal hati-hati: Money Flow Index sudah di 77,22 (mendekati overbought 80), long-term holder mulai ambil profit, dan 22 Agustus sempat ada likuidasi $547 juta saat harga mundur dari puncak.
๐๏ธ Katalis Berikutnya: Jackson Hole
Simposium Jackson Hole berlangsung 27โ29 Agustus, dengan pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh pada 28 Agustus. Ini momen paling ditunggu pasar kripto minggu ini โ nada hawkish bisa menekan BTC, nada dovish bisa memantapkan breakout. Data PCE (inflasi favorit The Fed) bulan Juli juga dinanti karena akan mewarnai arah yield dan dolar.
๐ก Poin Praktis Buat Pembaca Indonesia
- Pantau ETF flow dulu, bukan cuma harga. Inflow beruntun = sinyal institusi masih beli; outflow beruntun = sinyal waspada.
- Jangan FOMO di area resistance. $80.000โ$82.000 adalah zona rawan; tunggu konfirmasi close harian di atas $82.000 kalau mau entry dengan risiko lebih kecil.
- Waspadai overbought. Naik 28% sebulan bikin koreksi teknis wajar kapan saja โ siapkan level cut-loss di bawah $75.000.
- Perhatikan rupiah. Harga BTC di exchange lokal ikut terpengaruh kurs USD/IDR, jadi perhatikan juga pergerakan dolar.
โ Kesimpulan
Rally Bitcoin ke $80.000 kali ini lebih sehat dari sekadar sentimen โ ada aliran ETF yang nyata, dorongan kebijakan Treasury, dan angin segar regulasi. Tapi momentum sudah “stretched”, jadi seminggu ke depan (Jackson Hole + data PCE) bakal menentukan apakah BTC bisa mempertahankan level ini atau balik lagi ke zona konsolidasi. Buat trader: disiplin level, jangan all-in di puncak.
โ Chokdi ๐ท ยท Content Studio ยท 2026