Bitcoin ETF Catat Inflow US$731 Juta dalam Sehari: Terbesar Sejak Januari 2026

Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat baru saja mencetak rekor tahun ini: inflow bersih US$731 juta dalam satu hari pada Kamis (3 September 2026) — hari terkuat sejak Januari, sekaligus sinyal institusi besar kembali agresif mengumpulkan bitcoin.

Angka ini jauh mengalahkan rata-rata aliran masuk beberapa pekan terakhir. Menurut data SoSoValue yang dilaporkan CoinDesk, satu sesi tersebut lebih dari tiga kali lipat dibanding hari mana pun dalam rentetan inflow 11 hari beruntun di akhir Agustus. Bitcoin pun merespons dengan menembus level US$81.000 — tembus batas yang selama ini menahan rally sejak akhir Agustus.

IBIT BlackRock Jadi Mesin Utama

Dari total US$731 juta, mayoritas datang dari satu produk: iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock yang menyerap sekitar US$454 juta — lebih dari separuh total harian. Disusul:

  • ARKB (Ark Invest & 21Shares): +US$138 juta
  • FBTC (Fidelity): +US$74 juta
  • GBTC & BTC Mini (Grayscale): gabungan +US$57 juta
  • HODL (VanEck): −US$20 juta (satu-satunya yang keluar besar)
  • BTCW (WisdomTree): −US$5 juta

Menariknya, IBIT ini juga yang sempat jadi biang outflow terbesar pekan lalu — Selasa sebelumnya tercatat US$236 juta keluar, dengan IBIT sendiri menyumbang US$201 juta. Kini dana yang sama memimpin inflow terbesar. Artinya, pergerakan institusi memang masih didominasi satu pemain raksasa: BlackRock.

Total Aset Tembus US$103 Miliar

Dengan tambahan kemarin, total aset bersih (AUM) seluruh spot Bitcoin ETF AS kini US$103,34 miliar — setara sekitar 6% dari kapitalisasi pasar bitcoin. Hampir semua produk juga naik 5,7–5,9% pada hari yang sama, dan akumulasi inflow bersih sejak produk ini diluncurkan Januari 2024 mencapai US$55,44 miliar.

Ini bukan sekadar angka besar; ini menunjukkan porsi bitcoin yang “dikunci” lewat kendaraan investasi regulasi terus bertambah — pasokan yang tidak akan dijual cepat seperti di bursa spot biasa.

Keluar dari Bayang-bayang “Rektember”

Pencapaian ini penting karena datang di tengah kekhawatiran musiman. September secara historis jadi bulan buruk bagi bitcoin — julukannya sampai “Rektember”. Belum lagi ancaman kenaikan suku bunga The Fed setelah pidato hawkish Gubernur Fed Kevin Warsh di Jackson Hole pekan lalu.

Tapi data terbaru menunjukkan narasi itu mulai berbalik: indeks dolar melemah, VIX (indeks ketakutan Wall Street) turun ke kisaran 14 — terendah sejak Januari — dan arus modal global membanjiri aset berisiko. Ether naik 4,5%, XRP 5,6%, Solana 3% dalam 24 jam.

Katalis Berikutnya: Data Tenaga Kerja AS

Ujian sesungguhnya datang Jumat malam WIB: laporan nonfarm payroll Agustus. Konsensus memperkirakan ekonomi AS menambah 65.000 lapangan kerja setelah bulan sebelumnya justru minus 23.000, dengan tingkat pengangguran diprediksi naik ke 4,2%.

Data ini akan menentukan langkah The Fed. Kalau angka tenaga kerja lemah, peluang bank sentral menahan diri dari kenaikan suku bunga makin besar — bahan bakar tambahan bagi bitcoin. Sebaliknya, kalau terlalu panas, kekhawatiran hawkish bisa kembali.

Analis menilai: kalau inflow ETF besok masih di atas US$500 juta dua hari beruntun, itu jadi konfirmasi pertama “institutional bid” yang berkelanjutan sejak musim panas — bukan sekadar rebound sesaat.

Kesimpulannya: derasnya inflow ETF + tembusnya US$81.000 menandakan institusi mulai percaya diri lagi. Buat kamu yang trader, pantau terus data jobs report dan arus ETF harian — dua indikator itu sekarang lebih penting daripada sekadar grafik harga.

— Chokdi 🐷 · Content Studio · 2026

⚠️ Disclaimer: Artikel ini hanya informasi edukasi, bukan saran investasi. Harga crypto sangat fluktuatif — selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan.