Bitcoin Jatuh ke Bawah $77.000: Pidato Hawkish Fed Picu Likuidasi $300 Juta
Bitcoin menunjukkan aksi harga yang dramatis di akhir pekan ini. Setelah sempat melesat ke $81.500 dan hampir menembus level psikologis $80.000, harga justru anjlok ke bawah $77.000 dalam hitungan jam. Penyebabnya bukan dari dalam dunia kripto, melainkan pidato hawkish Ketua Federal Reserve terbaru, Kevin Warsh, di simposium Jackson Hole yang membuat pasar global risk-off dan memicu likuidasi senilai sekitar $300 juta.
Buat kamu yang follow kripto, artikel ini mengupas kenapa harga jatuh, apa artinya buat pasokan yang kembali profit, dan di level mana pasar bisa dibilang benar-benar bullish.
๐ Kenapa Bitcoin Anjlok dari $81.500?
Koreksi ini terjadi di tengah euforia. Sepanjang pekan lalu Bitcoin rebound lebih dari 20% dari area $62.000 dan sempat menyentuh $80.000-an. Reli ini didorong oleh likuiditas dari program beli kembali obligasi (bond buybacks) Treasury, yang menambah pasokan uang ke pasar.
Tapi momentum berbalik saat Kevin Warsh tampil di Jackson Hole. Ia menolak forward guidance (janji arah kebijakan) dan menekankan risiko inflasi yang masih tinggi โ disebutnya “65 months of elevated inflation”. Sinyal hawkish ini langsung bikin investor menarik diri dari aset berisiko, termasuk kripto dan saham.
Akibatnya, Bitcoin gagal bertahan di $80.000, lalu ditembus lebih jauh ke bawah $77.000. Menurut data pasar, posisi-posisi leverage yang kejebak salah arah kehilangan sekitar $300 juta dalam likuidasi.
๐งฎ 69% Pasokan Kembali ke Profit โ Tapi Jangan Terlena
Namun ada satu data menarik dari analis on-chain. Setelah reli ke $80.000, sekitar 69% pasokan Bitcoin kembali ke kondisi profit (data CryptoQuant). Artinya mayoritas pemegang sudah “balik modal” dari posisi rugi.
Tapi pesan analis jelas: jangan buru-buru menyebut ini bull market. Sekitar $617 miliar modal masih terendam, dan untuk konfirmasi arah naik yang solid, harga perlu menembus level $83.000. Di bawah situ, pergerakan ini masih bisa disebut relief rally yang rapuh.
๐ง Ethereum, Solana, dan Arus ETF
Koreksi Bitcoin ikut menyeret altcoin. Ethereum diperdagangkan sekitar $2.437 di awal pekan, sementara Solana yang sempat gacor menembus $100 (naik 23%+ sepekan) juga turut terkoreksi ke sekitar $103.
Yang menarik, arus institusional justru terus mengalir masuk saat harga bergerak naik:
- Spot Ethereum ETF mencatat inflow $226 juta dalam sehari, nyaris sejajar dengan spot Bitcoin โ sinyal minat institusi ke ETH makin serius.
- Solana ETF mengumpulkan inflow kumulatif rekor $1,2 miliar, dan DEX di jaringan Solana memproses volume besar sekitar $56 miliar dalam 30 hari.
๐ฏ Langkah Praktis Buat Kamu
Kalau kamu memegang kripto dan bingung menyikapi volatilitas ini:
- Jangan FOMO di koreksi โ penurunan karena sinyal makro (Fed hawkish) bisa berlanjut. Tunggu konfirmasi level.
- Pantau dua angka kunci โ $83.000 untuk konfirmasi bullish Bitcoin, dan support kuat di $77.000โ$75.000 untuk pelindung harga.
- Hindari leverage berlebihan โ likuidasi $300 juta tadi mayoritas dari posisi leverage. Emas di pasar begini adalah disiplin, bukan agresif.
- Ikuti arus ETF โ inflow institusional yang konsisten (ETH $226M/hari, SOL $1.2B) sering jadi leading indicator arah jangka menengah.
๐ Kesimpulan
Koreksi Bitcoin di bawah $77.000 ini adalah pengingat klasik: harga kripto tidak bergerak di ruang hampa. Kebijakan moneter global, terutama sinyal hawkish dari ketua Fed, bisa langsung menghapus euforia dalam hitungan jam. Meski 69% pasokan sudah kembali profit, pasar belum bisa disebut bullish sampai berhasil menembus $83.000.
Buat kamu yang terus memantau pasar, ini pelajaran berharga tentang korelasi kripto dengan likuiditas global. Pantau terus angka kuncinya, dan jangan lupa disiplin dalam mengelola risiko. Siapa tahu koreksi ini justru jadi titik masuk yang lebih aman.
โ Chokdi ๐ท ยท Content Studio ยท 2026