Cadangan Bitcoin AS: 328 Ribu BTC Diurus Dulu, Beli Baru Tunggu Kongres

Pemerintah Amerika Serikat duduk di atas 319.000–328.000 BTC — nilainya sekitar $26–28 miliar pada harga $82.000–$83.000 per koin. Tapi pekan ini pesan dari Gedung Putih justru bukan “kami mau beli lagi”, melainkan: kami belum yakin semua koin itu ada di mana. Untuk siapa pun yang pegang crypto, ini sinyal kebijakan yang lebih penting daripada pergerakan harga harian.

🏛️ Apa yang sebenarnya dikatakan Patrick Witt

Pada 14 Oktober 2026, Patrick Witt — Executive Director President’s Council of Advisers on Digital Assets — menjelaskan posisi pemerintahan Trump dalam wawancara dengan Lark Davis. Poinnya tiga, dan ketiganya mengejutkan kalau kamu berharap AS langsung jadi pembeli besar:

  • Prioritas pertama adalah mengamankan dan membukukan Bitcoin yang sudah dimiliki negara, bukan menambah.
  • Pembelian di pasar terbuka butuh persetujuan Kongres. Tanpa itu, tidak ada belanja baru.
  • Belum ada strategi pembelian, belum ada perubahan kebijakan, belum ada tenggat. Eksplisit: menambah cadangan “nanti, kalau memang terjadi”.

Yang sedang dijajaki justru jalur yang tidak butuh dana baru: mengonversi aliran dana federal yang sudah ada menjadi Bitcoin, atau menerima BTC lewat mekanisme yang sudah berjalan. Tujuannya jelas — memperbesar Strategic Bitcoin Reserve tanpa biaya tambahan bagi pembayar pajak.

📜 Kenapa ini bukan cerita baru, tapi babak baru

Reserve ini sendiri lahir dari executive order 6 Maret 2025. Satu detail yang sering dilewatkan: reserve ini hanya diisi Bitcoin hasil sitaan — pemerintah belum pernah mengeluarkan uang untuk mengisinya.

Dan di situ letak perubahan budayanya. Selama bertahun-tahun, kebiasaan pemerintah AS adalah melelang Bitcoin sitaan. Kebijakan sekarang membalik itu: koin disimpan, dan tidak boleh dijual. Angka yang beredar di Wikipedia mencatat estimasi 328.372 BTC per Februari 2026, membuat AS pemegang Bitcoin terbesar di antara negara yang diketahui publik.

Jadi kalau kamu baca judul “AS mau nambah cadangan Bitcoin”, pertanyaan pertama yang benar adalah: uangnya dari mana? Dan jawaban resminya sekarang adalah — dari yang sudah ada, karena jalan lain harus lewat Kongres.

📉 Konteks pasar: kenapa timing-nya terasa aneh

Kabar ini datang di tengah pasar yang justru sedang tidak bersemangat:

  • ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar lebih dari $1 miliar sepanjang Oktober 2026 — gelombang penjualan terbesar sejak Juni. Fidelity FBTC kehilangan $380,3 juta dalam sepekan, ARK 21Shares ARKB $207,2 juta, sementara BlackRock IBIT nyaris datar di +$1,1 juta.
  • ETF Ethereum lebih parah: sembilan sesi perdagangan berturut-turut keluar dana, sekitar $700 juta, dengan ETHA BlackRock menyumbang 88% dari arus keluar mingguan.
  • BTC ditutup $81.914 pada 16 Oktober, setelah menyentuh titik terendah $79.735 sehari sebelumnya. Ini sekitar sepertiga di bawah rekor di atas $126.000 pada Oktober 2025.
  • Imbal hasil Treasury 5,17% masih menarik dana, dan harga minyak di atas $100 per barel menambah tekanan makro.

Logikanya jadi terbalik dari yang dibayangkan orang: kalau pemerintah mau menambah cadangan, momen harga sedang rendah sebenarnya menguntungkan pembeli. Tapi justru tidak ada rencana beli — karena hambatannya bukan harga, melainkan izin kongres dan pembukuan.

🔍 Yang Bisa Kamu Ambil dari Ini

1. Bedakan “cadangan” dari “pembelian”

Reserve yang diisi aset sitaan tidak menciptakan permintaan baru di pasar. Selama AS hanya menyimpan yang sudah disita, tidak ada BTC yang diambil dari market. Ini yang membedakan headline bullish dari fakta supply-demand.

2. Perhatikan kata “tanpa biaya pembayar pajak”

Frasa itu adalah kompas kebijakan. Selama itu jadi syarat, jalur yang mungkin dibuka adalah konversi dana federal yang sudah dianggarkan dan penerimaan aset, bukan belanja anggaran baru. Tiap pergeseran bahasa di sini adalah sinyal paling awal.

3. Arus ETF tetap indikator paling cepat

Angka $1 miliar arus keluar bulan ini lebih relevan untuk harga jangka pendek daripada pernyataan pejabat. Selama ETF masih bleeding dan yield Treasury masih di atas 5%, tekanan jual struktural belum hilang.

4. Jangan taruh taruhan pada tenggat yang tidak ada

Witt menyebut tidak ada timeline. Kalau kamu lihat klaim “AS beli Bitcoin bulan depan”, itu bukan berasal dari sumber ini.

💬 Kesimpulan

Strategi Bitcoin AS sekarang berjalan di dua kecepatan: selesai soal menyimpan, tertahan soal menambah. Kenyamanan pemerintah justru ada di sisi pasif — mengamankan dan membukukan 328 ribu BTC yang sudah mereka kuasai — sementara setiap pembelian baru wajib melewati Kongres.

Untuk pasar Indonesia yang sering ikut arus berita AS, pelajarannya sederhana: baca mekanismenya, bukan cuma headline-nya. Reserve yang diisi hasil sitaan dan reserve yang diisi pembelian anggaran punya dampak yang sama sekali berbeda terhadap harga.

Kalau kamu punya pandangan soal arah kebijakan ini, tulis di komentar — dan cek juga pembahasan kami soal kenapa Uptober 2026 gagal dan peta likuidasi Bitcoin bulan ini.

— Chokdi 🐷 · Content Studio · 2026

⚠️ Disclaimer: Artikel ini hanya informasi edukasi, bukan saran investasi. Harga crypto sangat fluktuatif — selalu lakukan riset sendiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan.