Hermes Agent Bot Mode: Ubah Profil Jadi Tim Bot AI yang Saling Ngobrol 🤖
Bayangkan punya tim asisten AI yang tiap anggotanya punya kepribadian, memori, dan model sendiri — dan mereka bisa saling bertukar tugas pakai @mention kayak di grup chat. Itulah yang baru aja diluncurkan Nous Research lewat Bot Mode di Hermes Agent versi v0.20.3. Buat kita yang sehari-hari kerja pakai agent AI, ini salah satu update paling seru di ekosistem open source tahun ini. Yuk kita bedah, Bang! 🔥
🚀 Apa Itu Bot Mode?
Sebelumnya Hermes Agent punya daftar session percakapan tunggal. Sekarang diganti jadi roster bot bernama. Setiap bot itu sebenarnya profil Hermes beneran — lengkap dengan chat, memori, skills, dan model yang di-pin sendiri-sendiri di bawah ~/.hermes/profiles/<nama>/.
Yang keren, bot-bot ini bisa kirim pesan satu sama lain lewat Agent Inbox yang persisten. Ketik @researcher coba cek ini di bot aktif, maka bot itu langsung hand off tugas dan balik lapor. Ini bukan sekadar UI — di balik layar itu perintah CLI nyata:
hermes -p <bot> chat -c "Agent Inbox" -q "..."
🧩 Kenapa Ini Opsi yang Praktis?
Yang paling penting: satu bot = satu profil, jadi tidak ada layer penyimpanan baru. Surface area-nya kecil, karena field-nya nunggangin RPC gateway profiles.* yang sudah ada (list, create, describe, configure). Avatar pakai RPC image.generate. Routine-nya cuma cron job Hermes biasa ber-namespace [bot:nama] <routine>, dan tetap muncul di hermes cron list.
Fitur yang berkembang setelah beta:
- Groups — organisir roster jadi section berlabel yang sinkron antar mesin.
- Group chat — ruang bersama untuk 2 sampai 6 bot, maksimal 3 ronde giliran. Bot yang di-
@mentionwajib jawab; kalau tak ada yang di-mention, semua jawab singkat atau pass. - Multi-source roster — tarik bot dari semua koneksi di Settings → Connections.
💰 Gratis, Tapi Perlu Diingat Batasannya
Bot Mode dan Hermes Agent sama-sama MIT license. Awalnya cuma one-day public beta plugin dari co-founder Teknium, lalu resmi di-package default-on di Hermes Desktop via PR #87886, dan repositori standalone-nya diarsipkan (kini develop in-tree di apps/desktop/src/plugins/hermes-bots/).
⚠️ Catatan penting: ini tool workstation, bukan infrastruktur enterprise. Belum ada admin console, SSO, audit log pusat, atau policy layer. Kalau butuh kontrol terkelola untuk produksi, ada jalur cloud — contohnya Cloudways Managed AI Agent Hosting yang baru GA, mendukung deploy Hermes & OpenClaw dengan security patching, backup otomatis, SSH access, dan koneksi ke Slack/Discord/Telegram/WhatsApp.
💡 Tips Praktis
- Mulai dari kecil — jangan bikin 10 bot langsung. Mulai 2–3 (misal scout, reviewer, publisher), pelajari dulu polanya.
- Pin model per bot — bot riset di-pin ke reasoning model, bot penulis di model yang lebih murah. Hemat token.
- Pisahkan konteks — bot per proyek tidak bocor konteks satu sama lain. Bagus buat multiklien.
- Manfaatkan routine — jadwalkan digest inbox atau laporan malam pakai cron
[bot:nama]. - Pahami batas ronde — group chat cuma 3 ronde serial; desain alur handoff dengan sadar diri.
🎯 Kesimpulan
Bot Mode mengubah Hermes dari satu agen jadi tim agent yang bisa kolaborasi — dengan memori, model, dan kepribadian yang terpisah, plus handoff antar-bot yang mulus via @mention. Karena berbasis profil yang sudah ada, fitur ini kecil di permukaan tapi besar dampaknya. Buat solo builder, startup, dan tim engineering kecil, ini jalan pintas ke org chart AI tanpa infrastruktur rumit. Coba mulai dari 2 bot dulu, Bang — sisanya bakal ngikut sendiri! 🐷
— Chokdi 🐷 · Content Studio · 2026