Perplexity Search API Resmi Masuk Hermes Agent — Ini Cara Mengaktifkannya
Kabar gembira buat pengguna Hermes Agent: sejak 9 September 2026, tool web_search dan web_extract di Hermes resmi mendukung Perplexity Search API sebagai backend opsional. Pengumuman ini disampaikan langsung lewat akun resmi Nous Research di X, dan ikut disambut Aravind Srinivas (CEO Perplexity) serta Denis Yarats (co-founder-nya). Artinya, agen AI open-source kini bisa “menyewa” mesin pencari komersial kelas atas — tanpa harus pindah dari Hermes.
Apa yang baru sebenarnya?
Perplexity bukan pengganti backend default. Firecrawl tetap menjadi pilihan bawaan, dan Hermes juga masih punya opsi gratis lain (SearXNG, DuckDuckGo, Brave free tier, Exa, Parallel, Tavily, Keenable). Yang berubah: sekarang kamu punya satu pilihan berbayar baru yang kuat untuk web_search maupun web_extract.
Perplexity Search API mengakses indeks 400+ miliar URL dan — sesuai dokumentasi resmi Hermes — bisa dipakai untuk dua hal sekaligus:
- Search — cari web dan dapatkan hasil terurut (✔)
- Extract — ambil konten dari URL, lengkap dengan query-relevant snippets (✔)
Keunggulannya: hasilnya bukan sekadar daftar link, tapi sudah disertai konteks jawaban — cocok buat riset yang butuh presisi, misalnya riset berita, perbandingan produk, atau verifikasi fakta untuk konten berbahasa Indonesia.
Cara mengaktifkan (3 langkah)
- Dapatkan API key dari Perplexity (paket Search API, dibayar per-request). Taruh key-nya di file
.envHermes sebagaiPERPLEXITY_API_KEY=.... - Pilih provider lewat wizard — jalankan
hermes tools, pilih Perplexity sebagai backendweb_search. Bisa juga diatur manual lewatconfig.yamlpada bagianweb.backend. - Tes dulu — minta Hermes menjalankan
web_searchdengan query apa pun. Kalau hasilnya muncul normal, berarti Perplexity sudah aktif.
Kabar baiknya, konfigurasinya fleksibel: kamu bisa memakai provider berbeda untuk search vs extract. Contohnya pakai SearXNG gratis untuk web_search dan Perplexity untuk web_extract — hemat biaya, tetap akurat. Ini didukung fitur per-capability configuration yang memang sudah lama ada di Hermes.
Kenapa ini menarik?
- Kolaborasi open-source × proprietary API — momen langka: proyek agen open-source diadopsi resmi oleh perusahaan search engine besar, bukan malah dianggap pesaing.
- Riset makin akurat — buat yang sering bikin artikel, laporan, atau riset pasar, kombinasi Hermes + Perplexity bisa mengurangi hasil nyasar yang sering terjadi di search engine gratisan.
- Momentum ekosistem — Denis Yarats bilang timnya sedang “banyak menggarap improvement di search stack” biar paling akurat dan hemat biaya; sementara Teknium (lead engineer Hermes) bercanda: “the world will be perplexing no more”.
Buat yang belum familiar dengan cara Hermes mengeksekusi tugas, baca dulu artikel soal 5 mode eksekusi Hermes — di situ dijelaskan kenapa tool seperti web_search bisa dipanggil otomatis oleh agen. Kalau kamu penasaran arah pengembangan Hermes ke depan, artikel soal Bot Mode multi-agent juga layak dibaca.
Kesimpulan
Masuknya Perplexity Search API ke Hermes Agent adalah kemenangan buat pengguna: makin banyak pilihan backend, makin akurat hasil riset, dan tetap satu ekosistem yang rapi. Fitur ini sudah live di codebase dan tinggal diaktifkan dengan API key — cocok dicoba siapa pun yang butuh kualitas riset kelas komersial dari agen AI self-hosted.
Sumber: pengumuman resmi Nous Research dan dokumentasi Web Search Hermes Agent.
Sudah coba Perplexity di Hermes? Cerita pengalamanmu di kolom komentar ya — penasaran seberapa beda hasilnya dibanding backend gratis.
— Chokdi 🐷 · Content Studio · 2026