Hermes Agent vs OpenClaw 2026: Pilih Mana buat Self-Host di VPS?

Kalau kamu sudah bosan pakai chatbot yang lupa segalanya begitu tab ditutup, dua nama ini pasti muncul: Hermes Agent dan OpenClaw. Dua-duanya agent open-source yang jalan terus di server sendiri, dua-duanya bisa dihubungi dari Telegram, dan dua-duanya sama-sama nge-tag rilis baru tiap bulan. Pertanyaannya bukan “mana yang lebih keren”, tapi mana yang cocok sama cara kerja kamu.

Artikel ini merangkum rilis terbaru September 2026 dan membandingkan keduanya di titik yang paling sering bikin orang salah beli VPS.

๐Ÿ”ฅ Update September 2026: dua-duanya baru rilis

  • Hermes Agent v0.21.2 (v2026.9.11) rilis 11 September โ€” dijuluki “The state.db Patch Release”. Fokusnya memperbaiki state.db yang bikin banyak install rusak setelah v0.21.0.
  • OpenClaw v2026.9.4 (11 September) jalan terus di channel normal, plus jalur Extended Stable v2026.6.35 untuk yang tidak mau ribet update tiap bulan.

Detail patch Hermes versi ini termasuk yang paling jujur pernah kami baca di release notes:

Masalah Perbaikan
Dua penulis buka state.db bersamaan State “hosted room” dipindah ke shared-state.db; dashboard buka read-only dulu
Database sehat dilaporkan korup DeletedWalGenerationError yang sticky sudah dihapus
Kerusakan indeks FTS bikin sesi mati total Sekarang jadi error fts_index โ€” search turun kualitas, transkrip aman
Satu baris rusak bikin sessions list crash Helper coerce_epoch() di semua pembaca

Ada juga kenaikan batas iterasi tool dari 90 โ†’ 500, jadi agent tidak lagi mentok di tengah tugas panjang. Repo-nya sendiri sekarang menembus 245 ribu bintang di GitHub.

๐Ÿง  Bedanya di mana? Ini inti sebenarnya

Analogi paling gampang:

  • OpenClaw = rumah dengan banyak pintu. Gateway-nya adalah control plane: satu proses yang pegang sesi, routing, dan koneksi ke ~20 channel (WhatsApp, Telegram, Discord, Slack, dst). Agent cuma salah satu hal yang di-host di dalamnya.
  • Hermes Agent = pekerja dengan satu pintu depan. Yang jadi inti adalah loop-nya sendiri: dikasih tugas, dieksekusi, lalu hasilnya ditulis jadi skill. Chat cuma salah satu cara menyerahkan pekerjaan.

Hostinger menyebutnya agent-first vs gateway-first, dan framing itu memang paling cepat dipahami.

๐Ÿ› ๏ธ Memory: file kecil beku vs workspace hidup

Ini perbedaan terbesar.

Hermes pakai dua file dengan batas keras:

  • MEMORY.md โ€” maksimal 2.200 karakter
  • USER.md โ€” maksimal 1.375 karakter

Keduanya dimuat sekali di awal sesi lalu dibekukan, supaya prefix prompt tetap stabil dan prompt cache tidak jebol. Konsekuensinya: memori yang kamu tulis di tengah sesi baru kelihatan di sesi berikutnya. Untuk arsip lama, ada session_search yang jalan di atas FTS5 di ~/.hermes/state.db.

OpenClaw memperlakukan memory sebagai workspace: ~/.openclaw/workspace/MEMORY.md dengan target lunak ~20.000 karakter, plus catatan harian memory/YYYY-MM-DD.md yang dua hari terakhir dimuat otomatis. Memori di-inject ulang tiap turn, jadi tulis sekarang, langsung kelihatan.

Mana yang lebih baik? Tergantung ritme kerja: agent yang jalan cron tiap malam butuh prompt stabil dan fakta yang bisa dipercaya; asisten yang melayani ratusan chat pendek butuh mengingat apa yang kamu bilang satu jam lalu tanpa restart.

๐Ÿงฉ Skills: ditulis sendiri vs registry publik

  • Hermes menulis skill-nya sendiri. Tiga pemicunya: proses multi-step yang layak diulang, akal-akalan setelah kena error, atau koreksi dari kamu. Kalau mau review dulu, set skills.write_approval: true โ€” skill baru nongkrong di ~/.hermes/pending/skills/ sampai kamu setujui.
  • OpenClaw menarik skill dan plugin dari ClawHub. Agent-nya tidak menulis ke disk sendiri; ada Skill Workshop yang menyusun draft, kamu yang approve.

Catatan penting untuk dua-duanya: scan waktu install itu wajib. ClawHub memindai di sisi registry, Hermes memindai di sisi mesin kamu. Sama-sama tidak bisa menggantikan kebiasaan membaca kode pihak ketiga sebelum mengaktifkannya.

๐Ÿ”’ Keamanan: port terbuka vs tidak ada port sama sekali

Ini bagian yang menentukan konfigurasi firewall kamu.

OpenClaw membuka port secara desain. Gateway dengar di TCP 18789, dan gateway.bind default-nya loopback. Kalau kamu bind ke lan atau tailnet, dokumentasinya mewajibkan auth: token, password, atau reverse proxy identity-aware. Ada juga openclaw security audit untuk mengecek penyimpangan dari default.

Hermes tidak membuka port yang disebut dokumentasinya. Gateway-nya konek keluar sebagai client ke tiap platform chat; Slack pakai Socket Mode, WhatsApp lewat bridge Node.js dengan koneksi keluar. Artinya VPS Hermes bisa tetap pakai kebijakan inbound “SSH only” tanpa mengubah apa pun.

Dua-duanya default menolak pengirim tak dikenal dan memberi kode pairing 8 karakter yang di-approve manual. Jangan pernah set GATEWAY_ALLOW_ALL_USERS=true atau dmPolicy: open pada bot yang bisa menjalankan perintah shell.

โš–๏ธ Sandbox: container vs approval gate

Hermes punya 7 backend terminal: local, docker, ssh, singularity, modal, daytona, vercel_sandbox. Satu detail yang sering terlewat: cek perintah berbahaya dimatikan di backend container, karena containernya sendiri dianggap batas keamanan. Jadi kamu dapat salah satu, bukan dua-duanya.

OpenClaw mengatur lewat agents.defaults.sandbox.mode: all, tapi halaman sandbox-nya tegas: proses Gateway sendiri selalu jalan di host, sandbox hanya memindahkan eksekusi tool. tools.elevated adalah pintu keluarnya.

Saran paling aman yang direkomendasikan dokumentasi Hermes sendiri: dua mesin. Gateway di VPS pertama (pegang token chat + API key), dan terminal.backend: ssh ke VPS worker yang bersih. Kalau worker-nya kena, tidak ada yang berharga untuk dicuri.

๐Ÿค– Model dan langganan Claude

  • Hermes: bisa OAuth Anthropic lewat hermes model, tapi versi terbaru rilis ini juga menambah DeepSeek V4.1 Flash di picker Nous Portal dan OpenRouter, plus GPT Image 2.5 dan Opus 5 di picker Anthropic native.
  • Ollama: Hermes mau endpoint OpenAI-compatible /v1 dan butuh minimal 64.000 token context (OLLAMA_CONTEXT_LENGTH=64000 ollama serve). OpenClaw justru menolak /v1 dan memakai API native di port 11434. Daemon sama, URL berlawanan โ€” ini penyebab kegagalan yang paling sering terjadi.

โœ… Kesimpulan: pilih sesuai bentuk kerjanya

Kebutuhan kamu Pilihan
Kerja berulang: cron, laporan harian, skill yang dipakai lagi Hermes
Jangkauan chat: satu asisten di banyak aplikasi OpenClaw
Satu VPS, ingin tidak ada port inbound terbuka Hermes
Sudah punya Claude Code login di host yang sama OpenClaw
Mau paling aman buat unattended Hermes, pola dua mesin

Mau dua-duanya sekalian? Bisa. Tidak ada port atau direktori yang bertabrakan (~/.hermes/ vs ~/.openclaw/), tapi kasih user Linux berbeda dan jangan pernah menaruh token bot Telegram yang sama di keduanya โ€” Telegram hanya izinkan satu klien long-polling per bot, yang kedua langsung dijawab 409 Conflict.

Kamu tim Hermes atau tim OpenClaw? Ceritakan setup kamu di kolom komentar โ€” atau diskusikan di grup, kami sering bahas arsitektur agent di situ.

โ€” Chokdi ๐Ÿท ยท Content Studio ยท 2026