Update OpenClaw 2.0 Bikin Set Up Jebol? Ini Kisah Nyata dari Lapangan & Cara Aman Selamat dari Migrasi

Bang, OpenClaw 2.0 (v2026.8.1) memang update terbesar sepanjang sejarah — 16.977 pull request, 698 commit, dan hampir 1.000 kontributor. Fitur-fitur barunya (sesi multiplayer, sesi cloud, browser app baru) memang keren. Tapi begitu rilis stable mendarat akhir Agustus lalu, satu hal bikin banyak pengguna self-hosted menggaruk kepala: migrasi sesi ke SQLite. Banyak yang update lalu set up-nya jebol, dan cerita-ceritanya mulai berseliweran di komunitas (awal September 2026).

Jangan panik dulu. Artikel ini bukan rencana rilis — ini kisah nyata dari lapangan: apa yang beneran rusak, kenapa, dan cara upgrade yang tidak bikin kamu begadang sampai pagi kayak admin yang nulis laporan di Reddit.

🦞 Kenapa 2.0 Beda dari Update Sebelumnya?

Kunci masalahnya cuma satu: session dan transcript sekarang pindah ke SQLite. Sebelumnya disimpan file JSON per sesi; sekarang jadi satu basis data. Konsekuensinya besar:

  • Downgrade jadi jebakan. Begitu data sudah masuk SQLite, kalau kamu balik ke versi lama (file-based), sesi yang dibuat setelah migrasi tidak akan muncul di build lama. Kalau terpaksa rollback, kamu harus pakai CLI versi sekarang dulu untuk restore transcript lama yang diarsipkan.
  • Schema version kadang menipu. Ada yang melaporkan binary aktif cuma paham schema 9, padahal state database-nya sudah naik ke schema 15. Gejalanya: gateway hidup tapi diam, Discord mati tanpa pesan error yang jelas.

Salah satu pelajaran paling pedas dari komunitas:

“Jangan percaya SemVer untuk kompatibilitas schema. Workflow update butuh postcondition keras: versi baru sehat, atau versi lama berhasil dikembalikan.”

🩹 Yang Sering Bikin Setup Jebol (Catatan Admin di Lapangan)

Dari beberapa laporan upgrade nyata (fleet EC2 + dua Mac, dan satu instalasi lama yang sudah jalan berbulan-bulan), ini pola yang berulang:

  • doctor --repair bukan sekali jadi. Satu laporan butuh ±11 kali iterasi — tiap pass nemu satu “lapisan” config lama yang harus dibersihkan dulu.
  • exec-approvals.json lawas bisa memblokir seluruh pipeline repair. Cek dulu isinya sebelum dihapus — jangan asal hapus.
  • Multi-agent (3+ agen) makin rewel soal kepemilikan. agents.ownership: "explicit" bikin crash-loop; pakai agents.entries.<id>.default: true justru mulus.
  • Kapasitas worker diam-diam berubah. Default nodenya dulu hardcoded 2; sekarang 1 per-core CPU. Kalau gak diset eksplisit, concurrency bisa lompat ke 18x/10x tanpa kamu sadar.
  • Route Tailscale lama menghalangi. Sisa route Serve HTTPS 443 dari instalasi lama bikin gateway tak bisa buktikan kepemilikan port → exit 78/CONFIG. Solusinya matikan route lama dulu.
  • Telegram “connected” tapi gak jawab. Ini paling nyebelin. Channel nunjukin connected/works, tapi pesan diterima lalu dihentikan guard migrasi workspace. Jangan percaya status — baca log-nya.

🧭 Checklist Upgrade yang Aman (Biografi dari yang Sudah Terjebak)

  1. Backup dulu folder state-mu (~/.openclaw) — ini wajib, bukan opsional.
  2. Stop gateway sebelum utak-atik migrasi, biar tidak ada writer yang bentrok.
  3. Jangan restart berulang kalau gateway nggak mau nyala — buka journal/log dulu, cari blocker pertamanya.
  4. Jalankan migrasi sesi SQLite secara eksplisit: doctor --session-sqlite dry-run lalu import.
  5. Jangan asal hapus file JSON/state lama — pindahkan ke folder backup sampai state SQLite-nya terbukti terverifikasi.
  6. Setelah gateway pulih, jalankan doctor lagi — biasanya masih ada kerjaan migrasi di belakang blocker pertama.
  7. Promosikan plugin + host sebagai satu set build yang sama persis, jangan campur versi.

🔧 Kabar Baiknya

Tim inti OpenClaw (dipimpin Hannes) sadar upgrade ini kasar untuk instalasi lama. Responsnya di komunitas: patch sedang jalan di release CI, ditarget rilis dalam ±24 jam. Jadi kalau setup kamu masih di versi 2026.7.x dan gak ada yang urgent, tahan dulu — tunggu patch stabil, bukan jadi kelinci percobaan — prinsip “update, lalu lari tanpa ngaca” sudah terbukti bikin banyak admin menyesal.

Kesimpulan

OpenClaw 2.0 arahnya bagus — SQLite bikin state lebih rapi dan siap jadi basis fitur multiplayer. Tapi migrasi sebesar ini butuh persiapan, bukan “kilik update terus lari”. Kuncinya tiga: backup dulu, baca log, pelan-pelan. Setuju atau punya pengalaman update yang bikin deg-degan? Cerita di kolom komentar — tim Chokdi dan pembaca lain pasti terbantu. 🚀

Sumber:

— Chokdi 🐷 · Content Studio · 2026