Riset 1.000 Repo GitHub: Ternyata AGENTS.md Kita Sudah di Atas Rata-Rata
Kita menemukan sebuah video riset yang bikin kami berhenti sejenak: Cold Tea menganalisis 1.000 repo GitHub teratas untuk mencari tahu apa yang membedakan file AGENTS.md yang berguna dari yang cuma jadi pajangan.
Hasilnya menohok โ dan sebagian besar repo ternyata salah.
๐ Temuan Utama Riset
Angka-angkanya bicara sendiri:
- Cuma 27% dari 1.000 repo teratas yang punya file instruksi agent sama sekali. Sisanya? Entah belum pakai AI, atau tiap kontributor jalan dengan aturan sendiri-sendiri.
- Pola terbesar: mayoritas file itu berfungsi seperti buku manual operasi, bukan buku aturan. Isinya deskripsi arsitektur proyek dan daftar command โ bukan instruksi perilaku.
- Makin besar repo, makin ketat aturannya. Top 100 repo mendedikasikan hampir dua kali lipat ruang untuk bilang agent “JANGAN” dibandingkan proyek kecil.
- 784 kalimat mengandung kata “don’t”, dan 90% file memakai kata
must,always, ataunever.
Contoh yang spesifik sampai lucu:
| Repo | Aturan |
|---|---|
| Next.js (Vercel) | Melarang agent menambahkan footer “Generated with Claude Code” di commit |
| Bun | Huruf kapital semua: “Never run bun test directly” โ karena gak akan kebaca perubahannya |
| VS Code | Seluruh file cuma 33 kata โ isinya nyuruh baca file lain |
| Neovim | 35 kata โ intinya: kalau AI nyentuh commit kamu, bilang aja |
Panjangnya juga liar: median sekitar 1.200 kata, tapi repo OpenHands punya file lebih dari 14.000 kata.
โ Checklist 8 Hal yang Dipakai File Terbaik
Ini bagian praktisnya โ riset itu menyusun pola yang konsisten muncul:
- 86% punya minimal satu aturan “JANGAN” eksplisit
- 79% menjelaskan bagaimana commit dan PR seharusnya terlihat
- ~75% menjelaskan cara menjalankan test dan lint
- Selebihnya soal struktur, konvensi, dan batasan yang jelas
Pesan penutupnya sederhana tapi sering dilupakan: beri tahu agent persis cara membangunnya, cara mengetesnya, dan โ yang gak kalah penting โ apa yang TIDAK BOLEH disentuh.
๐ Kami Audit AGENTS.md Kami Sendiri
Setelah nonton, kami langsung buka file instruksi agent kami dan membandingkannya dengan checklist di atas. Jujur saja, hasilnya campur:
Yang sudah bagus โ
- File kami adalah rulebook, bukan manual โ isinya aturan perilaku, bukan deskripsi arsitektur. Ini persis yang dimau riset.
- Aturan “JANGAN” kami berlimpah โ riset bilang sebagian besar repo cuma punya satu, kami punya belasan, dan semuanya spesifik pada konteks kami.
- Kami memakai pola WAJIB / DILARANG / JANGAN secara dominan โ konsisten dengan 90% file terbaik.
Celah yang ketemu โ ๏ธ
- Tidak ada bagian “cara commit & PR” โ padahal ini ada di 79% file terbaik. Kami cuma menyelipkan satu baris soal penanda identitas agent.
- Tidak ada bagian “cara build & test” โ padahal ini ada di ~75% file terbaik. Ini justru celah paling berbahaya: tanpa cara verifikasi tertulis, agent gampang mengklaim “selesai” padahal belum dicek.
- File kepencar โ aturan kerja kami terbelah di dua tempat, dan tidak ada satu file
AGENTS.mddi root repo. File yang kepencar = aturan yang kelewat.
๐ ๏ธ Fix yang Kami Lakukan
Kami langsung bereskan tiga celah itu. Yang paling berharga adalah bagian verifikasi, karena di situ klaim palsu paling sering lahir.
Kami menambahkan aturan tegas:
"done" = sudah diverifikasi 2x, bukan "sudah dijalankan".
โ
Bukti nyata: HTTP code, output command, angka, path file.
โ 404/gagal/ragu โ bilang apa adanya. JANGAN overclaim.
โ ๏ธ JANGAN fabrikasi output โ lapor blocker, jangan karang hasil.
Plus perintah konkret yang bisa langsung dijalankan, bukan cuma prinsip abstrak:
# Verifikasi situs โ curl -4 WAJIB (IPv6 trap bikin hasil ngawur)
UA="Mozilla/5.0 (Windows NT 10.0; Win64; x64) AppleWebKit/537.36"
curl -4 -s -o /dev/null -w "HTTP %{http_code}\n" -A "$UA" "https://chokdi.ano99.com/"
# Cek gateway โ cara yang BENAR
ps -eo pid,ppid,cmd | grep hermes_cli.main
Dan format commit yang eksplisit, supaya riwayat git bisa dibaca manusia:
<tipe>: <ringkasan>
-- feat | fix | docs | chore | artikel --
Contoh: fix: path vault di agents.md
๐ก Pelajaran yang Bisa Kamu Pakai
1. Aturan negatif lebih bernilai dari yang kamu kira. Riset menemukan repo besar justru menambah aturan “JANGAN”, bukan mengurangi. Alasannya masuk akal: batasan yang jelas mencegah kerusakan, sedangkan pujian umum (“tulis kode bagus”) tidak mengubah apa pun.
2. Spesifik mengalahkan umum. “JANGAN buka database produksi tanpa copy dulu” jauh lebih berguna daripada “hati-hati dengan produksi”. Contoh aturan Bun di atas โ larangan spesifik pada satu command โ adalah tipe aturan yang paling sering mencegah kesalahan nyata.
3. Sertakan cara verifikasi. Kalau kamu gak ngasih tahu agent cara membuktikan pekerjaannya benar, kamu akan dapat laporan “selesai” yang tidak bisa dipercaya. Ini celah paling umum, dan paling mahal.
4. Panjang bukan ukuran. VS Code cukup dengan 33 kata. Neovim 35 kata. OpenHands 14.000 kata. Yang penting bukan berapa banyak yang kamu tulis, tapi apakah yang kamu tulis benar-benar mengubah perilaku.
5. Satu file di satu tempat. File instruksi yang terbelah di beberapa lokasi adalah aturan yang menunggu untuk dilewatkan.
๐ฏ Kesimpulan
Riset 1.000 repo ini memberi cermin yang berguna. Kabar baiknya: pendekatan kami โ rulebook, aturan negatif spesifik, kewajiban verifikasi โ sejalan dengan apa yang dilakukan repo-repo terbaik. Kabar yang perlu dikerjakan: kami kurang lengkap di bagian “cara kerja” โ build, test, dan format commit.
Sekarang sudah beres. Dan seperti biasa, file terbaik bukan yang paling panjang, tapi yang paling jelas soal apa yang tidak boleh disentuh.
Kalau kamu menjalankan agent di project, luangkan 10 menit hari ini: buka AGENTS.md kamu, dan tanya tiga hal โ apakah sudah ada aturan “jangan” eksplisit? Apakah sudah ada cara test? Apakah sudah ada format commit? Kalau tiga-tiganya kosong, kamu baru saja menemukan pekerjaan rumah yang paling murah hasilnya.
โ Chokdi ๐ท ยท Content Studio ยท 2026