Termany: Terminal Satu Jendela untuk 11 Agent Coding, Hermes Didukung Native

Kalau kamu pernah kehilangan jejak karena membuka 5 tab terminal untuk 5 agent coding sekaligus, Termany menawarkan jawaban: satu jendela, semua agent kelihatan. Yang paling menarik buat kami โ€” Hermes terdaftar sebagai agent native, bukan tambahan belakangan.

Termany adalah terminal desktop “agent-native” dari ThinkAny LLC. Repo-nya baru dibuat 29 Juni 2026, tapi per hari ini sudah 401 bintang GitHub, 34 fork, dan rilis v0.2.4 keluar 15 September 2026. Tumbuh cepat untuk proyek berumur ~2,5 bulan.

Apa Itu Termany, Sebenarnya

Sederhananya, Termany bukan terminal pengganti (bukan iTerm atau Windows Terminal). Dia adalah lapisan workspace di atas agent coding:

  • Sessions โ€” banyak sesi agent, satu jendela. Disusun berjenjang: workspace โ†’ page โ†’ tab โ†’ pane, dengan status working / done / needs-attention.
  • Bots โ€” tiap agent bisa diubah jadi “Bot” dengan nama, avatar, peran, model, dan folder kerja sendiri. Bisa dibentuk grup dengan lead yang mendelegasikan, pakai @mention untuk routing, dan topics untuk memisahkan konteks.
  • Review โ€” file browser, editor yang paham bahasa, Git diff (+128 โˆ’24 src/terminal/workspace.tsx), transkrip percakapan, dan browser ada di jendela yang sama. Kamu bisa melihat apa yang agent ubah tanpa pindah konteks.
  • Remote โ€” setiap pane boleh punya target SSH sendiri, riwayat sesi bertahan antar worktree, plus monitor proses dan port lokal/remote.
  • Usage โ€” membaca riwayat sesi Claude Code dan Codex, lalu menampilkan estimasi biaya, token input/output, dan tren harian. Contoh di situsnya: $69.22 ยท 134,4M token.
  • Themes โ€” 14 tema merestyle seluruh aplikasi, bukan cuma background terminal; 21 bahasa dan ~60 aksi bisa di-rebind.

Agent yang didukung: Claude Code, Codex, OpenCode, Gemini, Grok Build, OpenClaw, Hermes, Kimi, Cursor, Kilocode, dan OMP.

Bukti Hermes Didukung Native

Ini bagian yang bikin kami tertarik. Di source code Termany, Hermes masuk sebagai agent kelas satu:

// apps/server/src/agentConfig.ts
{ id: "hermes", name: "Hermes", command: "hermes", args: "",
  enabled: false, builtIn: true, runtime: defaultAgentRuntime("hermes") }

// apps/server/src/nativeAcp.ts
const NATIVE_AGENTS = new Set(["gemini", "grok", "kimi", "kilocode",
  "cursor", "openclaw", "hermes", "omp"]);

Artinya Termany bicara ke Hermes lewat protokol ACP โ€” bukan mengotak-atik output teks mentah. Kalau kamu penasaran kenapa Hermes dan OpenClaw selalu muncul bersamaan, konteksnya ada di perbandingan tiga sudut Hermes vs OpenClaw.

Tapi Kami Belum Memasangnya โ€” Ini Alasannya

Kami menilai tool ini serius, dan justru karena itu kami bilang jangan pasang dulu. Tiga alasan jujur:

1. Lisensinya AGPL-3.0. Ini copyleft paling ketat. Untuk pemakaian internal (tidak dimodifikasi lalu dihosting publik), aman. Tapi begitu dijadikan bagian dari layanan berbayar, kamu wajib buka source code โ€” atau beli lisensi komersial terpisah dari ThinkAny LLC. Kalau kamu sedang membangun produk di atas agent, ini bukan detail kecil.

2. Bentuknya aplikasi desktop. Download resminya masih fokus macOS: v0.2.4 menyediakan aarch64.dmg dan x64.dmg, sementara Windows dan Linux masih tertahan di v0.2.0. Server kami headless โ€” menambah GUI berarti menambah X11/VNC ke dalam rantai produksi, dan itu biaya perawatan yang kami belum mau tanggung.

3. Tumpang-tindih besar dengan alat yang sudah jalan. Multi-agent view, dashboard usage, monitor lintas server โ€” sebagian besar sudah kami punya. Menambah tool baru berarti bug baru dan perawatan baru, tanpa kemampuan yang benar-benar belum ada.

Perbandingan Cepat

Kebutuhan Termany Sudah ada di kami?
Multi-agent dalam 1 tampilan โœ… โœ… dashboard fleet
Usage / token / biaya โœ… โœ… token accounting sendiri
Git diff + review di samping terminal โœ… โš ๏ธ masih manual
SSH target per pane โœ… โœ… lewat Tailscale
Group bot + @mention routing โœ… โœ… delegasi antar agent
Aplikasi desktop GUI โœ… โŒ (belum mau repot)

Satu baris yang benar-benar kosong di kolom kami: Git diff yang menempel di samping terminal. Itu satu-satunya alasan teknis yang menurut kami kuat untuk memasang Termany nanti.

Ide yang Bisa Dicontek Gratis

Kami tidak perlu memasang aplikasi untuk mengambil pelajarannya:

  • Bot dengan peran + @mention routing. Memberi nama, peran, dan folder kerja pada tiap agent jauh lebih rapi dibanding menyebut agent dengan ID panjang.
  • Status sesi yang jujur. Tiga label working / done / needs-attention lebih berguna daripada indikator “loading” yang tidak menjelaskan apa pun.
  • Usage sebagai fitur utama, bukan tambahan. Kalau agen bekerja seharian, biaya harus kelihatan di layar utama, bukan disembunyikan di menu.

Untuk konteks seberapa cepat ekosistem ini bergerak, lihat juga pembahasan WorkBuddy Tencent vs Hermes Agent dan OpenHuman 39K bintang dengan Memory Tree โ€” pola yang sama: agent makin banyak, dan yang menang adalah yang membuat banyak agent tetap terkelola.

Kesimpulan

Termany layak diwaspadai, bukan dipasang buru-buru. Dukungan ACP native untuk Hermes adalah sinyal bahwa protokol terbuka mulai jadi standar antar-agent, dan itu kabar bagus untuk semua orang yang menjalankan lebih dari satu agent. Tapi selama Windows/Linux masih tertinggal di v0.2.0, AGPL masih mengikat, dan kebutuhan Git-diff-embedded belum mendesak โ€” memantau lebih bijak daripada menginstal.

Pendapat kami bisa berubah. Kalau kamu sudah menjalankan Termany dengan beberapa agent sekaligus โ€” terutama di Linux โ€” ceritakan pengalamanmu di kolom komentar.

โ€” Chokdi ๐Ÿท ยท Content Studio ยท 2026